Sinau Online Series SOS Ke-34

Yogyakarta, 11 Desember 2021 telah terlaksana kegiatan rutin Sinau Online Series (SOS) ke-34 yang diselenggarakan oleh Hisfarkesmas dengan tema "Optimalisasi Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas sesuai Standar". Ketua panitia, apt. Chrisna Wardhani, S. F menyampaikan alasan dipilihnya tema ini karena puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang berkewajiban memberikan pelayanan kesehatan sesuai peraturan yang berlaku. Tenaga kesehatan termasuk apoteker dituntut untuk melakukan pelayanan kefarmasian di puskesmas sesuai standar. Apoteker melakukan pelayanan kefarmasian meliputi pengkajian, pelayanan resep, konseling dan pelayanan informasi obat yang terdokumentasi serta dilaporkan tiap bulan.

 

Acara dibuka pukul 08.00 WIB melalui platfrom zoom & youtube oleh master of ceremony apt. Muslimatul Khotimah, S.Si. (Praktisi Puskesmas Pandak I) dilanjutkan dengan berdoa agar acara berjalan dengan lancar dan menghasilkan output yang diinginkan. Lagu Indonesia Raya dan Hymne IAI ikut meramaikan pembukaan.

 

SOS Ke-34 dihadiri oleh Ketua PD IAI DIY apt. Nanang Munif Yasin, M.Pharm, Ketua Umum PP IAI apt. Drs Nurul Falah Eddy Pariang, Ketua MEDAI (Majelis Etik dan Disiplin Apoteker Indonesia) DIY apt. Drs Elvy Effendi, M.Kes, Ketua (DEWAS) Dewan Pengawas DIY apt Wimbuh Dumadi, S.Si., M. H, Kasubdit Manajemen dan Klinikal Farmasi Direktorat Pelayanan Kefarmasian yaitu apt. Dina Sintia Pamela, S.Si, Ketua PP Hifarkesmas apt. Indri Mulyani Bunyamin, S. Farm, Ketua Hisfarkesmas DIY yaitu Drs. apt. Solikhin Dwi Ramtana, MPH, tamu undangan, pengurus PD IAI DIY serta apoteker seluruh Indonesia.

 

Sebelum penyampaian materi acara dilanjutkan sambutan oleh apt. Indri Mulyani Bunyamin, S. Farm (Ketua PP Hisfarkesmas) dengan tema Optimasi Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Beliau menjelaskan terkait kasus kesalahan obat, masalah mutu pelayanan kefarmasian, tantangan pelayanan kefarmasian di puskesmas.

 

Materi pertama diisi oleh apt. Dina Sintia Pamela, S.Si., M. Farm dengan tema "Standar Pelayanan Kefarmasian dan Definisi Kefarmasian di Puskesmas". Dina menjelaskan tentang cara meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta dengan penekanan pada penguatan pelayanan kesehatan dasar (Primary Health Care ), peningkatan upaya promotif dan preventif, didukung oleh inovasi serta pemanfaatan teknologi.

 

Sesi kedua diisi oleh Dr. apt Fita Rahmawati Sp ,FRS. dengan tema "Pengkajian resep, PIO, dan Konseling". Beliau menjelaskan tentang tahapan pengobatan yang rasional, faktor yang berkontribusi dengan medication eror, pasien yang mempunyai resiko medication eror dan pentingya three prime question.

 

Sesi ketiga diisi oleh apt. Yunilistianingsih, S.Farm dengan tema "Dokumentasi Pengkajian Resep, PIO, dan Konseling". Beliau menjelaskan tentang pelayanan kefarmasian di puskesmas yang terdiri dari pengkajian resep, penyerahan obat, pemberian informasi obat, Pelayanan Informasi Obat (PIO), visite pasien (khusus puskesmas rawat inap), pemantauan dan pelaporan efek samping Obat, pemantauan terapi Obat dan evaluasi penggunaan obat serta homecare. Sesi terakhir yaitu diskusi dan tanya jawab sampai pukul 12.00 WIB.

 

Dengan beberapa pemaparan materi diatas semoga ilmu yang telah diberikan bermanfaat terutama untuk praktisi apoteker di puskesmas dalam memberikan pelayanan yang optimal dan sesuai standar.

 

Penulis : Marisa Adnasari A

Editor : Isti Mutmainah