Sinau Online Series SOS Ke-29

Minggu tanggal 25 Juli 2021 telah terlaksana kegiatan rutin Sinau Online Series (SOS) Ke-29. SOS merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan PD IAI DIY. Kegiatan ini diselenggarakan atas dasar wujud konstribusi PD IAI DIY kepada Apoteker Indonesia pada umumnya dan Apoteker DIY pada khususnya dalam pengembangan kompetensi dan wawasan para Apoteker.


Acara dimulai pukul 08.00 WIB melalui platfrom zoom & youtube diawali pembukaan oleh Moderator apt. Kuswardani Dwi Atmini, M.Sc. dilanjutkan dengan berdoa agar acara tersebut berjalan dengan lancar dan menghasilkan output yang diinginkan. Tidak terlupa lagu Indonesia Raya dan Hymne IAI juga turut membuka acara.


Acara SOS Ke-29 dihadiri oleh Ketua PD IAI DIY yaitu apt Nanang Munif Yasin, M.Pharm, Ketua Umum PP IAI yaitu apt. Drs Nurul Falah Eddy Pariang, Ketua MEDAI (Majelis Etik dan Disiplin Apoteker Indonesia) DIY yaitu bapak apt. Drs Elvy Effendi, M.Kes, Ketua (DEWAS) Dewan Pengawas DIY yaitu apt Wimbuh Dumadi, M. Hum, Penggagas Program ASIK (Apoteker Sahabat Isoman Kita) apt. Dra. L Endang Budiarti, M. Pharm, tamu undangan dan pengurus PD IAI DIY. SOS Ke-29 ini dihadiri oleh Apoteker seluruh Indonesia dengan jumlah total 1.525 peserta.


Tema yang diangkat sangat menarik yaitu launching “ASIK” (Apoteker Sahabat Isoman Kita)”. Dalam sambutan ketua PD IAI DIY apt Nanang Munif Yasin, M.Pharm, beliau mengatakan bahwa program ASIK ada 44 apoteker yang telah bergabung dengan jumlah lebih dari 509 pasien baik secara online maupun offline yang terbagi dalam 2 whatsapp group. Yang tak kalah menarik yaitu program ASIK bisa menjadi petunjuk tata laksana isoman, informasi ketersediaan obat di Apotek terdekat dan masih banyak lagi yang akan didapatkan ketika bergabung dalam program ini. Ketua PD IAI DIY , apt Nanang Munif Yasin, M.Pharm berharap semoga program ini dapat mengispirasi Apoteker seluruh Indonesia. Tak terlupa sang penggagas program ASIK (Apoteker Sahabat Isoman Kita) apt. Dra. L Endang Budiarti, M. Pharm dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama pandemi ini semua pasien banyak yang panik dan binggung dalam penggunaan obat yang sedang mereka konsumsi, untuk itu apoteker harus siap untuk merespon dikarenakan salah satu kompetensi seorang Apoteker adalah memberi konseling kepada pasien.


Pada sesi pertama diisi oleh apt. Tunggul Wardani, S.Farm (Bendahara PC IAI Sleman & Ketua PD Hisfarma IAI DIY) dengan tema “Kolaborasi Apoteker Anggota DIY di Semua Sarana Pelayanan Kefarmasian” beliau menjelaskan bahwa apoteker sudah berperan secara mandiri dalam pendampingan terhadap pasien yang isolasi, menangkap potensi dan semangat apoteker untuk berkontribusi lebih luas, Pengurus Daerah memfasilitasi untuk bersinergi, dibentuk tim yang melibatkan anggota untuk bisa ikut berperan.


Sesi kedua diisi oleh apt. Muvita Rina Wati, M.Sc (Sekretaris tim ASIK & Dosen fakultas Farmasi UGM) dengan materi "Inovasi Pengabdian Masyarakat ASIK”, Muvita menjelaskan tentang misi dari program ASIK yaitu memberdayakan masyarakat, memberikan dukungan moril, memberantas kabar yang tidak benar (hoax), dan mengabdi pada masyarakat.


Pemaparan materi sesi ketiga diisi oleh apt. Mustaruddin, M.Sc (Apoteker Farmasi Klinis Di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta & anggota Tim Pengabdian Tanggap Bencana PD IAI DIY) dengan materi “Pengalaman Mengelola Pasien Isoman” beliau menyampaikan bahwa dalam mengelola pasien terdapat seni diantaranya kebutuhan pasien akan informasi tentang obat secara langsung dari Apoteker sangat dibutuhkan, waktu konsultasi yang terbatas di whatsapp group, membuka peluang pasien bertanya secara langsung kepada Apoteker konselor ke nomer whatsapp pribadi konselor, Apoteker konselor siap siaga 24 jam untuk dihubungi oleh pasien. Kemudian dilanjutkan seperti biasa diskusi dan tanya jawab. Acara ditutup pada pukul 12.00 WIB.


Dengan beberapa pemaparan materi diatas diharapkan program ASIK dapat menjawab semua pertanyaan pertanyaan dari pasien yang selama isoman mengalami panik dan binggung. Dan Harapannya semoga Program ASIK ini bisa berkembang di seluruh Indonesia tidak hanya di Yogyakarta saja. Semoga ilmu yang telah didapatkan bisa berguna, bermanfaat dan senantiasa diberikan kesehatan selalu untuk menebarkan ilmu yang bermanfaat walaupun ditengah pandemi yang tak kunjung usai.


Demikianlah rangkaian Kegiatan SOS Ke-29 ini semoga ilmu dan pengetahuan yang telah di dapatkan bermanfaat ^_^. Sampai jumpa di SOS yang akan datang. Stay Safe Everyone!

 

penulis : Regsy Marcellino P
editor : Isti Mutmainah